Top
  >  Culinary   >  Mencicipi Bugis Andung, Menemukan Jajanan Tradisional di Tengah Pasar Cihapit Bandung

Kalau sedang jalan-jalan ke Pasar Cihapit Bandung, biasanya perhatian saya langsung tertuju pada berbagai makanan yang berjajar di dalam pasar. Bukan hanya makanan berat, tetapi juga jajanan tradisional yang mungkin sudah cukup jarang ditemui di tempat lain.

Salah satu yang menarik perhatian saya kali ini adalah Bugis Andung.

Bugis Andung berada di area Pasar Cihapit. Bentuk tempatnya memang sederhana seperti kebanyakan tenan makanan di dalam pasar, tetapi cukup mudah dikenali dari papan nama Bugis Andung yang terpampang di bagian atas.

Di bagian depan, berbagai pilihan jajanan sudah tertata di etalase. Dari sini saja sebenarnya sudah terlihat bahwa yang ditawarkan bukan cuma satu jenis kue.

Ada Bugis, Bugis Mandi, Talam Singkong, Lumpia Ayam, Gabin Tape Keju, hingga Katan Sarikayo.

Menariknya, Bugis Andung juga punya beberapa varian bugis dengan pilihan rasa yang berbeda. Di papan menunya terlihat ada Bugis Original, Bugis Aren, Bugis Ketan Hitam, dan Bugis Hitam Aren.

Jadi, kalau datang ke sini, rasanya agak sulit hanya memilih satu.

Dari sekian banyak menu yang tersedia, Bugis Mandi menjadi salah satu yang paling menarik perhatian saya.

Berbeda dengan bugis yang biasanya kita temui dalam balutan daun pisang, Bugis Mandi disajikan dalam wadah dengan kuah santan. Bentuknya juga terlihat lebih menggoda karena potongan bugisnya berada di dalam kuah yang cukup melimpah.

Tekstur kulit bugisnya lembut dan kenyal ketika digigit. Di bagian dalam terdapat isian kelapa yang memberikan rasa manis. Kemudian kuah santannya memberikan rasa gurih yang membuat keseluruhan rasanya menjadi lebih seimbang.

Buat saya, justru perpaduan antara rasa manis dari isian dan gurihnya santan inilah yang membuat Bugis Mandi terasa berbeda.

Rasanya tidak terlalu rumit. Justru sederhana, tetapi pas.

Jajanan pasar sebenarnya bukan makanan yang asing bagi kita. Bahkan beberapa di antaranya mungkin pernah kita temui di pasar atau dibuat sendiri di rumah. Namun, ketika dikemas dengan lebih rapi dan dipasarkan di tempat yang cukup ramai seperti Pasar Cihapit, jajanan tersebut kembali mendapat perhatian.

Dan mungkin memang itu yang membuat Bugis Andung menarik.

Kalau sedang mampir ke Pasar Cihapit, rasanya tidak ada salahnya menyempatkan diri mampir ke Bugis Andung. Setidaknya rasa penasaran terbayar, dan bisa jadi malah pulang sambil membawa beberapa jajanan untuk dinikmati lagi di rumah.